Tampilkan postingan dengan label fikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fikiran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

" NIAT ( lanjutan 3)"

Berdo'a agar anaknya masuk perguruan tinggi negeri sama juga berdo'a agar anak orang lain gagal dan tidak masuk perguruan tinggi negeri.

Kita berniat dan berdo' a itu tingkatkan lagi kesadaran bahwa do' a itu bisa sejalan dan sesuai kehendak -Nya.

Jadi,
Dari kasus contoh diatas,langkah kita dalam berdo'a agar bisa sejalan sesuai kehendak-Nya,dan dapat ridho-Nya :
1.ya Alloh, aku mohon kuasa-Mu, aku mohon ridho-Mu ,agar engkau berikan rejeki yang barokah untukku dan aku bisa hidup berkecukupan, bisa naik haji , yang berobat kesini memang benar - benar orang yang membutuhkan pertolongan kesembuhan dari-Mu melalui aku,dan jika yang berobat orang yang kurang mampu akan aku gratiskan.aamiin
Wah cakep dah.

2.ya Alloh,Engkau yang mempunyai ilmu.Berilah ilmu yang manfaat untuk anakku disekolah, pahamkan dia agar dia bisa paham akan ilmu yang Engkau berikan.Ya Alloh aku mohon kuasa-Mu,aku mohon kehendak-Mu jika memang anakku juara kelas aku ikhlas , jika hanya sepuluh besar aku juga ikhlas karena-Mu.Ya Alloh aku pasrah kepada-Mu.aamiin

3.kasus nomer 3 juga hampir sama dengan nomer 2.


Bagi yang tidak sepaham dengan saya semoga diberi kepahaman dan jika sepaham alhamdulillah.

Semoga bermanfaat,

Taman surgawi,mojokerto
muyaslana's family

posted from Bloggeroid

" NIAT (lanjutan 2)

lanjutan 2...

Setiap hamba Tuhan boleh berniat apa saja, sesuai keinginan masing - masing.

Tetapi berniat untuk keinginannya belum tentu Tuhan suka dengan keinginan kita.
Maksudnya, kita berniat berdo'a untuk keinginan kita tetapi Tuhan tidak suka karena berseberangan dengan orang lain.

Contoh:

Ada seorang dokter praktek di rumah.Dia berdo'a agar diberikan uang banyak.Akhirnya do'anya dikabulkan Tuhan.Banyak pasien datang berobat ke kliniknya.Dia mendapatkan uang banyak.Senang hatinya.
( ungkapan sang trainer),karena dengan do'a itu kita tanpa sengaja berdo'a agar banyak orang yang sakit dan berobat ke kliniknya.Bisa jadi yang berobat itu orang yang tidak mampu dan mengusahakan uang untuk berobat.
Si dokter akhirnya menangis ( saat itu aku ada di sebelahnya sama - sama ikut pelatihan ).

Contoh lagi, berdo' agar anaknya juara kelas.La ini sama saja dengan berdo'a agar anak orang lain nilainya jelek dan tidak jadi juara kelas.

Loo...terus bagaimana ?

bersambung.....

Taman surgawi, mojokerto
muyaslana's family


.

Berhati - hatilah dalam berdo'a.

posted from Bloggeroid

" NIAT (lanjutan)"

Dari niat yang sudah kita perbuat, ihtiar tetap berjalan.Usaha tetap dilakukan.

Masalah berhasil tidaknya tergantung kita sendiri dan Tuhan pemilik segala sesuatu.

Tergantung kita sendiri dalam merawat niat itu agar kuat tidak melemah dalam mencapai tujuan yang direncanakan.

Hal - hal ,kondisi atau situasi biasanya di siapkan Tuhan untuk kita baca dan kita amati dalam perjalanan proses tujuan kita.

Ada kalanya tujuan kita dibelokkan Tuhan, ada kalanya tujuan kita cepat / lambat ( menurut ukuran manusia ), dan ada kalanya juga Tuhan tidak setuju dengan tujuan kita.Tetapi Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk kita.


Untuk itu niat, berdo'a ,ihtiar( usaha ) dan pasrah pada yang maha memiliki harus tetap dilakukan.


Wallohu bisshowab
semoga bermanfaat, amiin

Taman surgawi,
mojokerto

posted from Bloggeroid

Selasa, 29 Oktober 2013

" NIAT "

Pola dasar dalam suatu kegiatan atau rencana adalah niat.Seperti sepele tetapi bermakna sangat besar terhadap kejadian, rencana akan datang atau cita -cita besar.

" innamal a'malu binniat" sesuatu itu tergantung niatnya.


Sebagai contoh :

Ada rencana ke rumah teman di Surabaya.Niat ditanamkan pertama kali.Kendaraan, uang dan kesempatan menyusul.Ketiga faktor tadi sebagai pendukung tercapainya suatu rencana.

Niat ada, uang ada ,kendaraaan ada tetapi kesempatan tidak ada maka batallah ke rumah teman.

Niat ada, uang ada, kendaraan tidak ada tetapi bisa naik angkutan umum, kesempatan ada, maka jadilah pergi ke rumah teman di Surabaya.


Bandingkan dengan ini ,.......
Niat tidak punya.Tidak punya keinginan ke rumah teman di Surabaya.Walaupun ada uang, ada kendaraan, ada kesempatan maka tidak akan mungkin pergi ke rumah teman di Surabaya karena tidak punya niat pergi kesana.



Jika punya niat, pasti ada jalan.Dimudahkan oleh- Nya tentang faktor - faktor pendukung terlaksananya suatu niat tersebut.


Apa keinginanmu sobat ?
Apa rencana kamu sobat ?
Apa niat kamu sobat ?

Semoga terlaksana , amiin

posted from Bloggeroid

Jumat, 25 Oktober 2013

" mitos "

Sebagian dari kita, kata mitos sudah tak asing lagi di telinga kita dan sebagian ada yang tidak mengenal sama sekali.

Mitos ini digulirkan pendahulu kita yang sudah mendarah daging pada sebagian orang hingga saat ini.Kepercayaan akan mitos ini sebagai akibat dari orang tua , kakek nenek yang telah menggunakannya dan terbukti benar keberadaannya.

Contoh mitos di kehidupan kita :
1.jangan makan depan pintu nanti tidak laku ( jodohnya jauh )
2.jika hamil bertepatan gerhana bulan harus liwetan (= jawa, masak nasi liwet lauk seadanya dan di makan keluarga dan tetangga ), hal ini agar bayi yang dikandung selamat dan tidak cacat.
3.jika hamil jangan keluar rumah waktu maghrib biar tidak celaka.
4.hamil tua jangan memasuki rumah baru
5.makan harus diletakkan di meja


Dari sekian banyak mitos tersebut dapat terjadi karena beberapa hal :
1.percaya bahwa itu akan terjadi ( Aku ( kata Alloh) bersama dengan prasangka hambaku ).
2.do'a orang yang mengingatkan mitos itu.misalkan mengingatkan jangan makan depan pintu, yang di ingatkan malah menentang tidak menerima, maka biasanya yang mengingatkan jengkel timbul do'a dalam hati agar terjadi.

Anak muda sekarang , yang namanya mitos banyak yang ítidak mengenalnya.

Bila kita dapati masih ada yang memegang mitos, kita hormati saja dan sampai menimbulkan kemarahan sehingga tidak menimbulkan kejengkelan dan tidak timbul do'a yang jelek.Jawablah dengan santun.

Semoga bermanfaat


Taman surgawi, mojokerto
muyaslana's family

posted from Bloggeroid

Senin, 21 Oktober 2013

"penunggu"

Pernahkah anda bayangkan jika anda melewati suatu kawasan yang memang belum tahu seluk beluknya sejak awal.padahal setiap hari anda pulang pergi melaluinya.Atau memang sudah pernah mengalaminya.

Suatu ketika anda mampir disuatu warung untuk beristirahat sejenak hanya sekedar minum kopi dan ingin berkenalan dengan pemilik warung dan warga disitu.

Mulailah percakapan.
Pemilik warung bertanya," anda jika lewat situ samping pohon beringin ( sambil menunjuk ke arah yang dimaksud kira - kira 300 meter dari warung ),apakah tidak pernah diganggu atau suatu penampakan "penunggu" pohon beringin ? Tidak pernah, karena memang tiap hari tidak ada apa - apa.masak ndak pernah," ? Setengah tidak percaya.pemilik warung menegas lagi," lo disitu , pohon beringin itu ada penunggunya, saya pernah ada penampakan disitu.seorang nenek tua memakai tongkat.pembeli warungpun menimpalinya.iya , sama .saya juga begitu.tetangga kanan rumah juga sama.

Akhirnya anda tanpa sadar menyimpan memori informasi itu ke otak anda.


Semula tidak ada apa - apa, sekarang ada apa - apa ( terbesit dalam diri).
Sehingga setiap melewati pohon beringin itu, rasa was - was muncul, gambaran ada seorang nenek tua dengan tongkatnya membayangi.
Gambaran sangat jelas.

Apa yang terjadi ?

Begitu melintas, ada suara duk, anda pasti kaget.ada kucing melintas ," hoi kagetnya ndak ketulungan.
Bahkan nenek tua bisa muncul dengan tongkatnya duduk bersandar pada pohon beringin beneran.


Anda pernah menonton " uka - uka " atau "dunia lain" program televisi ? Jika pernah , mari kita sama - sama amati.

Ada peserta dari daerah tempat tinggal dekat dengan lokasi tempat kejadian shoting acara tersebut.atau ada peserta luar daerah yang memang bersedia mengikuti acara program televisi tersebut.

Acara tersebut mensyaratkan peserta untuk tidak tidur ( duduk - duduk atau berjalan - jalan sesuai area yang ditentukan) juga sampai batas waktu yang ditentukan.
Apabila melanggar atau tertidur misalnya maka peserta dianggap gagal.
Jika tak kuat dengan kondisi ditempat kejadian peserta dibolehkan melambaikan tangan ke kamera tandanya ingin keluar dari lokasi dan dianggap gugur.

Kebanyakan peserta dipertemukan dengan penampakan - penampakan.terkadang sesosok wanita memakai gaun putih, sesosok hitam gelap besar, pocong , bayangan putih melesat dan lain - lain.Hal ini bisa disaksikan pemirsa televisi karena kamera yang digunakan memakai inframerah.mereka - mereka itu jika saya amati juga komat - kamit seperti merapalkan mantra atau bahkan mungkin membaca Al- Qur'an.Tetapi penampakan muncul juga.


Bandingkan dengan peserta yang satu ini.Saya pernah melihat peserta dari luar negeri.Dari awal hingga akhir acara itu tidak muncul penampakan sama sekali.Dia saya amati di televisi rumah ,duduk , berdiri dan mulutnya saya amati biasa saja tidak komat - kamit seperti peserta dari dalam negeri.

Bayangkan dengan peserta dalam negeri.Orang bule yang notabene tidak mengerti mantra dan tidak membaca Al-Qur'an tidak muncul penampakan.Tetapi kenapa peserta dalam negeri penampakan itu muncul ?

Sebenarnya kasus itu sama dengan kasus diatas penunggu pohon beringin.

Otaknya telah menyimpan memori seperti yang dia bayangkan.Orang bule tidak mempunyai memori itu sehingga tidak muncul penampakan.


Nah lo...
Bagaimana sikap kita ?




Taman surgawi, mojokerto
muyaslana's family

posted from Bloggeroid

Jumat, 18 Oktober 2013

Dilema bowoh ( menghadiri undangan pernikahan dan khitan )

Pada bulan ini ( Dzulhijjah atau bulan Jawa/besar ) atau bulan - bulan lain seperti Syawal,Rajab ,Maulud atau ba'da Maulud , banyak orang menempatinya untuk acara hajatan pernikahan atau khitanan karena dianggap bulan baik menurut adat Jawa.

Sudah menjadi tradisi memang, bulan - bulan itu dipakai untuk hajatan.Sehingga dapat dipastikan acara bowoh menjadi bersamaan waktunya.


Hal - hal yang membuat miris untuk
didengar telinga :
1.ah bowoh lagi, satu belum terlaksana datang undangan lagi.
2.loo , diakan sudah punya hajat satu kali yang tahun lalu, sekarang punya hajat lagi ?
3.dia dulu pernah datang dan bowoh kepadaku , jadi saya harus datang bowoh
4.gajian untuk kebutuhan hidup, malah ada undangan bowoh, pusing saya jadinya.
5.dia teman dekatku , jadi saya harus hadir bowoh.
6.dia telah menolongku dulu dan saya harus hadir bowoh.

Acara " bowoh " adalah datang menghadiri undangan hajatan dan memberikan uang kepada yang punya hajat.Ada faktor "UANG" yang menjadi hambatan hati kebanyakan orang.


Ungkapan - ungkapan itu tidak asing ditelinga kita dan seolah sudah biasa diucapkan.

"mengeluh"
Ya kata inilah sebenarnya yang terbesit dari hati walaupun jika diklarifikasi mereka tidak mau mengakuinya.

Ada sindirin lain yang lebih ekstrim " tidak ikhlas" atas kejadian diatas.

"DILEMA" memang atas kasus seperti itu.Tidak datang dianggap tidak butuh teman , tidak butuh tetangga, tidak punya perasaan karena dulu pernah datang di acara hajatan kita, diundang kok tidak datang.Jika datang kok banyak amat yang punya hajat, uang yang dibuat kebutuhan sehari - hari budjetnya tergilas untuk acara " bowoh".

pusiingg

Kenapa harus pusing ?
Jika pusing , pikiran jadi lelah dan jenuh.Hati jadi gelisah , gundah gulana.

Sebenarnya semuanya pasti ada jalan keluarnya.Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.Kata Tuhan ," Aku tidak akan membebani hambaku kecuali sesuai dengan kemampuannya".

Nah lo...masihkan mengeluh ?

Semua masalah itu bisa dianggap besar atau kecil tergantung cara mensikapinya dan dari cara pandang mana kita melihatnya.

Kasus diatas bisa dianggap masalah besar atau masalah kecil atau bahkan tidak ada masalah sama sekali.

Pilih mana ? Hayo tinggal pillih

Jika mengecilkan masalah dan menganggap masalah itu tidak ada seperti " kasus diatas" maka saya punya solusi diantaranya :

1.anggaplah itu sebagai hal wajar dalam kehidupan bermasyarakat
2.anggaplah bowoh itu sebagai kegiatan membeli makanan diwarung, toh kita dapat makan nasi dan pulang bawa kue ,
3.anggaplah bersedekah.
Lo kok sedekah ? Bukankah menyenangkan orang lain termasuk sedekah ?
4.anggaplah ini sebagai tanda menyambung tali silaturahmi ( tali persaudaraan) .bukankah menyambung tali silaturrahmi termasuk memperpanjang umur ?
5.anggaplah ini bentuk dari hablumminannas.selain hubungan baik dengan Tuhan,hubungan baik sesama manusia juga perlu agar seimbang.
6.lepaskan , plongkan hati dan pikiran untuk kasus diatas , kalau perlu " pasrahkan sama Tuhan"( baca pasrah kepada Tuhan ? Artikel sebelumnya.
Serta minta jalan keluar sama Tuhan.


Ah lega rasanya jika tanpa beban ....
Alhamdulillah


Taman surgawi, mojokerto
muyaslana's family

posted from Bloggeroid

Rabu, 16 Oktober 2013

Penyebab bau badan

Penyebab bau badan ada dua.pertama dari makanan dan kedua dari pola pikir kita sendiri.

Saya tidak akan membicarakan faktor yang pertama, karena menurut saya faktor ini adalah sebab terjadinya karena faktor yang kedua.maksudnya, karena faktor kedua maka faktor pertama terjadi seperti faktor alam, yang tanpa sengaja kita dihadapkan , disuguhi alam oleh Tuhan menu - menu yang bisa menimbulkan bau badan.


Baiklah, mari kita bahas secara singkat saja dari faktor kedua penyebab bau badan.
Setiap hari kita dihadapkan pada persoalan hidup yang kompleks.kitapun sepertinya tak bisa menghindarinya.tetapi jika kita terhanyut oleh problematika hidup ini, maka kitapun akan tercemar dari pola pikir kita sendiri.

" STRESS" secara kasarnya.secara halusnya kita terombang - ambing oleh pikiran kita sendiri yang sifatnya melayang kesana - kemari bak awan di udara.

Stress inilah yang memicu hormon dalam tubuh meningkat.hormon itu bernama hormon " KORTISOL".hormon ini yang mengeluarkan bau tak sedap yang keluar melalui keringat.

Jika sudah seperti itu berarti ada alarm , atau " sinyal diri " yang perlu dikondisikan yaitu pola pikir kita.jagalah hati agar tenang dan damai selalu.

Bukankah Alloh telah berfirman," bahwa jika segumpal darah tidak baik maka rusaklah semuanya.segumpal darah itu adalah hati."

Artikel saya yang lalu " istiqhfar" bisa sebagai rujukan.begitu pikiran kita terombang - ambing kesana - kemari yang membuat hati gelisah, gundah gulana, berdzikirlah disitu dengan " istiqhfar " mohon ampun dan perlindungan kepada Alloh, terus - menerus hingga hati kembali tenang.

Semoga bermanfaat,

Taman surgawi, mojokerto
muyaslana's family

posted from Bloggeroid

Senin, 09 September 2013

merawat zona nafas syukur

Setelah kita dapati rasa tenang , rilex dari olah nafas syukur keluar masuknya nafas melalui lubang hidung sebelah kiri yang dingin, mari kita belajar merawat zona nafas syukur.

Pertama,
Amati sekeliling kita.Baik benda hidup atau benda mati.

Kedua,
Hayati , munculkan rasa bahagia didada, tutup kalimat syukur, serta ucapan terima kasih kepada Tuhan atas pemberiaannya.

Ketiga,
Ulangi seperti point kesatu lalu point yang kedua.Gantilah objek lain dan rasakan sensasinya.Rasakan pengaruh perasaan dan hati anda.

Sebagai ilustrasi :

***benda hidup ,

# Istri kita .
Betapa bahagianya aku memiliki istri yang cantik dan sholehah.Setiap hari bisa memasak untuk aku dan anak - anakku, bisa merawat anak - anakku dengan kasih sayang.Sungguh aku beruntung  memilikinya.
Tutup kalimat syukur Alhamdulillah ( bagi yang beragama Islam ).
Terima kasih Tuhan ( ya Alloh = bagi yang beragama Islam ) atas anugerah ini.

# anak - anak kita.
Betapa bahagianya aku mempunyai anak - anak yang manis, cerdas, sehat seperti saat ini.Setiap hari ceria bisa bermain dengan teman - temannya.Bisa belajar di sekolah,belajar dirumah tentang pelajaran sekolahnya.Bisa belajar naik sepeda.Sungguh aku beruntung  memilikinya.
Tutup kalimat syukur Alhamdulillah ( bagi yang beragama Islam ).
Terima kasih Tuhan ( ya Alloh = bagi yang beragama Islam ) atas anugerah ini.
Bisa kita alihkan pengamatan kita kepada saudara, tetangga,teman dan lain sebagainya.


*** benda mati.

# uang yang kita miliki di dompet.
Betapa bahagianya hatiku ,saat ini aku memiliki uang di dompet ( berapapun syukuri ) .Dengan uang ini aku bisa membeli bensin, berjalan - jalan dengan keluarga, bisa bekerja , membeli ini membeli itu dan lain sebagainya.
Tutup kalimat syukur Alhamdulillah ( bagi yang beragama Islam ).
Komunikasi dengan Tuhan," Terima kasih Tuhan (  ya Alloh = bagi yang beragama Islam) atas pemberian ini.

# kita alihkan ke objek lain misalkan motor kita, mobil kita , rumah kita , meja kursi kita dan lain sebagainya.

Dengan merawat zona nafas syukur ini, diharapkan kita mampu menjadi orang yang selalu bersyukur atas nikmat-Nya dan hubungan kedekatan dengan sang pencipta terjalin.
Bukankah janji Alloh itu benar? Bahwa siapa yang mensyukuri nikmat-Ku,pastilah aku tambah lagi nikmat yang lain.
Semoga.

Wallohu a'lam bissowab

Semoga bermanfaat,Amin

Taman surgawi,Mojokerto
salam , muyaslana's family

Kamis, 29 Agustus 2013

syukur merupakan salah satu bentuk penghormatan hamba kepada Tuhan

Bersyukur adalah menyadari bahwa apa yang kita lakukan,apa yang kita terima adalahpemberian Tuhan.Kondisi ini,kita sebagai makhluk Tuhan menyadari bahwa memang  sebenarnya kita tidak bisa apa - apa.Hasil jerih payah apapun kita sadar bahwa itu adalah pemberian-Nya.

Makan,minum,bergerak,melihat,mendengar ,membaca ,menulis ,adalah karunia Tuhan.
Kenapa kok bisa seperti itu ??

Mari kita amati dengan nafas kita.Apakah kita yang mengusahakannya.?
Apakah kita yang memaksakan diri untuk mencari oksigen untuk kita hirup agar kita hidup?
O ,ternyata tidak kan ? Siapa yang mengusahakannya? Siapa yang menghendakinya,agar kita hidup ? Kita bisa apa saja ,kita bisa berkarya ,kita bisa melakukan apapun itu karunia-Nya.Coba kita tingkatkan lagi kesadaran ini. Coba kita tutup hidung kita ? Bisakah kita menahannya ?Ya ?  Ternyata tidak bisa kan ? Ada dorongan , ada kekuatan yang dasyat yang menolaknya.Jika memaksakan diri untuk menutupnya lebih lama hidung ini,itu berarti memaksakan diri untuk bunuh diri.Menentang kehendaknya.


Dari awal kita bernafas tadi menyadari bahwa ada campur tangan Tuhan yang punya kuasa , yang punya kehendak ? Masihkah kita mengingkarinya ?

Mari kita urut satu persatu rangkaian kejadiannya ?
Karena kita bernafas, maka kita bisa hidup.Dengan hidup kita bergerak ,melihat , mendengar , membaca ,makan ,minum , dan berkarya dengan menggunakan akal pikiran kita.

Bayangkan jika kita tidak bisa bernafas ? Apa yang terjadi ?
Sudah hampir dapat dipastikan,bahwa kita tak bisa bergerak , tidak bisa melakukan apa - apa.Atau bahasa yang lebih ekstrim, dikubur dalam tanah atau mati.

Nah lo !! Bagaimana ini ?

Ya ndak gimana - gimana ?
Mulai dari mana kita bertindak ?

Jika kita sudah sadar dan menyadari akan rangkaian kejadian tadi? Hal yang paling mendasar adalah bersyukur atas itu semua.
Dengan rasa syukur itu kita merasa menjadi hamba Tuhan dan hormat atas pemberian-Nya.

Semoga bermanfaat,
Amin

Taman surgawi, Mojokerto
 muyaslana's family

Rabu, 28 Agustus 2013

PIKIRAN POSITIF


Dari persiapan nafas syukur yang kedua adalah pikiran kita.Agar pikiran kita selalu selalu on,selalu rilex dan santai ada beberapa tips yang perlu dilakukan.
Salah satunya adalah berpikir positif.
Bisakah kita melakukan itu semua ? Jangan menyerah dulu,belum apa apa kok nyerah !

Mulailah dengan niat.
Mulailah sesuatunya dengan niat.Karena dengan niat dari dalam diri dan dibarengi dengan keyakinan,sesuatu itu akan menjadi mungkin.

Tak bisa dipungkiri,bahwa kita dihadapkan dengan problematika kehidupan yang begitu kompleks.Tentang masalah di kantor,masalah di rumah,dijalan ,di lingkungan manapun.

Pembaca yang budiman,tak ada masalah yang tak ada jalan keluarnya.Semua masalah pasti ada jalan keluarnya.Dan sebenarnya masalah itu tidak ada.Hanya kita saja yang menganggapnya itu masalah.Masalah berat atau kecil itu juga dari persepsi kita saja,dari cara pandang kita menilainya.

Contoh - contoh dalam kehidupan kita yang bisa kita amati dan kita renungkan.
1.Dikala kita berangkat kerja,terjadi kemacetan di jalan.
Ini bisa dikatakan masalah bagi orang - orang pada umumnya.Jika marah,menggeruru dan tidak sabar apa yang didapatkan ? Capek ,pegal dan berpengaruh pada tubuh ini,rasa tidak nyaman menyelimuti diri.Bercucuran keringat jadinya.
Dengan kondisi ini ambillah sisi positif dengan berpikir positif.Bersyukurlah dengan kondisi tersebut.Ingatlah pasti ada jalan keluarnya.Tuhan pasti punya rencana lain di balik itu semua.Ambillah hikmah dari kejadian itu.
Kalaupun memang kita tidak bisa melanjutkan perjalanan itu ,maka ingatlah bahwa ada kemungkinan - kemungkinan yang Tuhan persiapkan untuk kita nikmati :
#ternyata ada saudara yang datang bertamu ke rumah dari luar kota yang lama tidak bertemu.
#ternyata anak kita yang tiba - tiba sakit dan disuruh gurunya pulang ke rumah.Kita disuruhnya menjemput.
#ternyata ada kabar bahwa 5KM dari kemacetan ada pengguna jalan yang jatuh dari kendaraannya karena ada olie yang tsrcecer.Kita terselamatkan.
#oh ternyata aku disuruh Tuhan untuk istirahat di rumah dan bisa bercengkrama dengan anak dan istri

2.Anak - anak protes terhadap suatu masalah kepada kita sebagai orang tua.
Sikapilah dengan dingin dan berpikir positif.Itu berarti anak kita belajar untuk berbicara dan tidak bisu.

Dan masih banyak lagi contoh yang perlu ditarik hikmahnya.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat,
muyaslana's family

Taman surgawi,Mojokerto